Puasa Tapi Tidak Sholat? Ayo Segera Bertaubat!

Puasa Tapi Tidak Sholat? Ayo Segera Bertaubat!
Gambar hanya merupakan ilustrasi

Kamis, 6 Maret 2025 I 16.30 WIB

Editor : Alam Abu Umar

IslamBaik.com, Tangerang - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan penuh dengan perjuangan. Bagaimana tidak, kita wajib menahan lapar dan haus serta harus mengendalikan hawa nafsu agar pahala puasa bernilai di sisi Allah. Termasuk menjaga shalat fardhu lima waktu di dalamnya, sekalipun kita sedang berpuasa maka kewajiban menegakan shalat ini tidak boleh kendor.

Lantas, bagaimana hukumnya bagi sebagian kaum muslimin yang berpuasa Ramadhan, namun tidak atau malas menjalankan shalat wajib lima waktu? 

Dalam sebuah tausiyah singkatnya, Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. juga mempertanyakan fenomena buruk umat Islam tersebut. 

"Bagaimana dia minta dihapuskan dosanya, sedangkan pahala puasa dia aja engga ada dengan dia meninggalkan sholat tersebut?," kritiknya dengan tegas. 

Adapun, menurut doktor bidang Aqidah sekaligus mantan penceramah tetap berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah - Arab Saudi bahwa orang yang meninggalkan shalat wajib ketika tengah berpuasa Ramadhan dihukumi kembali kepada pendapat yang kita yakini terkait apakah sengaja meninggalkan shalat tersebut dihukum kafir atau tidak. 

"Bagi yang berpendapat bahwa meninggalkan sholat adalah kafir, maka puasa orang ini tidak sah," jelas Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

Ustadz juga membawakan pendapat jumhur ulama, bahwa orang yang meninggalkan shalat karena malas dan tetap mengakui akan wajibnya shalat fardhu lima waktu, maka status hukum dirinya dicap sebagai pelaku dosa besar yang lebih besar daripada berzinah. 

"Maka bagi jumhur ulama, dia tidak kafir dan puasanya sah, akan tetapi puasanya tidak bernilai sama sekali karena sudah melakukan dosa besar," terang ustadz Firanda. 

Sementara itu, melansir dari kanal YouTube dakwah @ShahihFiqih bahwa Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan menganggap orang yang sengaja tidak shalat telah keluar dari Islam dan puasanya pun tidak sah. 

Namun, ketika beliau ditanya tentang hukum meng-qadha puasa bagi orang yang sengaja meninggalkan shalat wajib ketika tengah berpuasa Ramadhan namun dirinya sudah bertaubat, maka Syaikh menjawab, 

"Tapi jika dia bertaubat lalu menjaga sholat 5 waktunya, maka ini cukup in syaa Allah. Karena dia seakan-akan mualaf yang baru masuk Islam lagi, dia tidak ada kewajiban meng-qodho puasa. Tidak ada qodho jika ia tidak sholat," jawab Syaikh kepada penanya. 

Nah, Teman Baik. Demi mengoptimalkan ibadah di bulan suci Ramadhan, ustadz Syafiq pun berpesan kepada kita agar menjadikan momentum bulan Ramadhan ini sebagai "bulan pertaubatan." bagi kita yang masih suka meninggalkan shalat ketika berpuasa. 

"Laksanakan sholat yang hanya lima waktu dan laksanakan puasa (puasa Ramadhan -red) yang hanya setahun sekali dan berharaplah 'iimaanan wahtisaa ban,' iman dan mohon diampunkan oleh Allah semoga diterima puasanya," tutup ustadz penuh harap. 

Yuk Teman Baik, kita maksimalkan ibadah di bulan Ramadhan dan jangan tinggalkan shalat wajib yah. Mari kita berbuat kebaikan. 

(AAU) 

IslamBaik.com

"Media Islami Penebar Kebaikan"