Tahukah Anda, Asal-usul Tradisi "Halal bi Halal" Berasal?
Rabu, 26 Maret 2025 I 10.00 WIB
Editor : Alam Abu Umar
IslamBaik.com, Tangerang - "Lebaran sebentar lagi, berpuasa sekeluarga," demikian petikan syair yang sangat populer di Indonesia sekitar tahun 80-an. Ya, tak terasa bulan Ramadhan hampir habis dan segera akan meninggalkan kita yang menjadikan hati ini terasa begitu menangis.
Selanjutnya, umat Islam akan disibukkan dengan persiapan menyambut hari raya lebaran atau Idul Fitri. Nah, di antara tradisi khas berlebaran di Indonesia ada yang namanya "Halal bi Halal." Tahukah Anda bagaimana sejarah tradisi istimewa ini berawal?
Melansir dari akun instagram resmi Majelis Ulama Indonesia @muipusat, bahwa tradisi Halal bi Halal saat hari raya Idul Fitri bukan berasal dari budaya masyarakat Arab, melainkan asli bersumber dari Indonesia.
Menurut sumber di atas, bahwa istilah Halal bi Halal dicetuskan pertama kali oleh KH. Wahab Chasbullah pada tahun 1948 sebagai upaya meredakan konflik politik pasca kemerdekaan.
Saat itu, Presiden Soekarno meminta saran kepada KH. Wahab Chasbullah untuk menyatukan para pemimpin yang berselisih. Beliau rahimahullah mengusulkan konsep Halal bi Halal, yang diambil dari kata "halal" yang maknanya saling memaafkan dan membersihkan hati.
Gambar: Bung Karno dan K.H. Wahab Chasbullah
Pertama Kali Dilaksanakan di Istana Negara
Atas usulan Kyai Wahab tersebut, Bung Karno mengundang para tokoh politik ke Istana Negara dalam acara Halal bi Halal. Dari sinilah tradisi ini mulai berkembang luas di Indonesia.
Tradisi ini menjadi momen penting setelah Idul Fitri untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi di lingkungan keluarga, kerja dan komunitas.
Meskipun menggunakan istilah Arab, tapi "Halal bi Halal" adalah tradisi asli Indonesia yang mengajarkan pentingnya persaudaraan, persatuan, dan harmoni di tengah masyarakat.
Nah Teman Baik, gimana nih sekarang sudah pada tahukan sejarah munculnya tradisi "Halal bi Halal" di Indonesia? Yuk persiapkan lebaran kita dengan hati dan jiwa yang bersih setelah sebulan lamanya kita berpuasa dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah di bulan Ramadhan.
Selamat berlebaran yah Teman Baik.
Barakallahu fikum.
(AAU)
IslamBaik.com
"Media Islami Penebar Kebaikan"